Ekstrak Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) yang dapat dimakan, Revolusi Kesehatan Obat Ekstrak Jamur Tiram, mempertahankan semua nilai gizi dan mengembangkan nilai gizi tambahan yang bermanfaat karena teknologi ekstraksi modern.
Jamur yang dapat dimakan, jamur yang umum dimakan, telah ditemukan memiliki nilai tinggi sebagai ekstrak. Teknik ekstraksi modern mengisolasi senyawa bioaktif dari Pleurotus ostreatus dan ini menjadikannya bahan baku yang sangat diinginkan di pasar suplemen kesehatan. Ekstrak Pleurotus ostreatus mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti polisakarida dan protein serta sterol, sehingga dapat meningkatkan kekebalan dan antioksidan serta mengurangi lemak darah dan manfaat kesehatan lainnya.
Dengan kemajuan industri kesehatan, pasar ekstrak Pleurotus ostreatus mengalami pertumbuhan pesat. Ini adalah ekstrak jamur yang berasal dari alam dan aman yang telah menjadi pilihan utama bagi produsen makanan fungsional dan produsen suplemen makanan.
01 Dari Mana Jamur Tiram Berasal dan Bagaimana Kita Mengekstraknya Saat Ini
Nama ilmiah jamur tiram adalah Pleurotus ostreatus dan termasuk dalam genus Pleurotus dari famili Pleurotaceae. Jamur ini banyak dibudidayakan dan dikonsumsi di beberapa negara, yaitu Tiongkok dan Mesir. Produk ini bukan sekadar produk makanan tetapi juga produk Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM). Berdasarkan teori TCM, Pleurotus ostreatus memiliki rasa hangat dan manis serta digunakan untuk menghilangkan angin dan dingin yang berbahaya, serta untuk merelaksasi otot dan membuka saluran energi tubuh.
Melalui teknik ekstraksi modern, Pleurotus ostreatus kini menjadi bahan baku bernilai tambah tinggi daripada sekadar produk makanan biasa. Ekstraksi air panas, ekstraksi berbantuan ultrasonik, ekstraksi berbantuan gelombang mikro, dan ekstraksi enzimatik adalah metode ekstraksi yang umum digunakan.
Pendekatan paling dasar adalah merebus air pada suhu tinggi 90 hingga 95℃ tetapi membutuhkan waktu dan akan menurunkan komponen tertentu. Efek kavitasi dalam ekstraksi berbantuan ultrasonik memecah dinding sel dan mengurangi periode ekstraksi menjadi 50 menit dengan tingkat ekstraksi 10,55%.
Metode ini adalah metode baru, melibatkan pertumbuhan jamur Pleurotus ostreatus dalam tangki besar yang menghasilkan polisakarida. Metode ini tidak musiman dan mampu untuk produksi skala besar dan otomatis. Polisakarida diperoleh dengan mengekstraksi konsentrat ekstrak dan memprosesnya melalui penggunaan etanol. Kemudian dilakukan penghilangan protein, pemutihan, pembersihan, dan langkah-langkah lain untuk menghasilkan ekstrak akhir dari Pleurotus ostreatus.
Sifat penyembuhan ekstrak Pleurotus ostreatus berasal dari kandungan senyawa bioaktifnya yang tinggi. Pleurotus ostreatus kering mengandung 57,6-81,8 mg polisakarida Pleurotus ostreatus per 100 gram dan ini menjadikannya sumber bahan baku yang sangat baik untuk mengekstrak polisakarida. Manfaat kesehatan dari ekstrak Pleurotus ostreatus dikaitkan dengan senyawa penyusunnya.
Regulasi Kekebalan Tubuh
Pleurotus ostreatus mengandung polisakarida larut air yang menstimulasi makrofag, splenosit, dan timosit, serta meningkatkan respons imunologis organisme melalui ekskresi tumor necrosis factor TNF-α dan interleukin-6 (IL-6). Menurut penelitian, β-glukan yang ditemukan dalam Pleurotus ostreatus telah terbukti memodulasi aktivitas neutrofil dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Efek Hipolipidemik dan Hipoglikemik
Polisakarida dari Pleurotus ostreatus meningkatkan glikogen dan mengurangi resistensi insulin dengan mengaktifkan fosforilasi glycogen synthase kinase 3 (GSK-3) dan glucose transporter 4 (GLUT4). β-glukan-nya dapat menempel pada asam empedu, memfasilitasi metabolisme kolesterol, dan memiliki kontrol yang baik terhadap lipid darah.
Sifat Antioksidan dan Anti-penuaan
Pleurotus ostreatus (jamur) mengandung ergothioneine dan selenium yang biasanya melawan radikal bebas dan memiliki kekuatan antioksidan 1,5 kali lebih kuat daripada Lentinus edodes (jamur Shiitake). Ekstrak air dari Pleurotus ostreatus telah terbukti menghambat radikal bebas DPPH dan ABTS.
Efek Antitumor Adjuvan
Polisakarida dan lektin adalah komponen antitumor yang ditemukan dalam Pleurotus ostreatus. Selenopolisakarida dari jamur ini diketahui menyebabkan apoptosis sel kanker dengan mengubah rasio protein Bax dan Bcl-2. Glukan dari jamur ini mengaktifkan sel pembunuh alami (NK), yang dapat membunuh sel kanker paru-paru dan payudara.
Ekstrak Pleurotus ostreatus umum digunakan dalam industri produk kesehatan karena merupakan produk alami dengan banyak manfaat kesehatan. Permintaan pasar yang beragam dipenuhi oleh berbagai bentuk sediaan dan formulasi.
Kapsul dan tablet adalah bentuk yang paling umum digunakan oleh pengguna produk ekstrak jamur tiram untuk tujuan kesehatan. Produk-produk ini cenderung distandarisasi dengan kandungan 10%-30% polisakarida jamur tiram dan dipasarkan sebagai suplemen pendukung kekebalan tubuh. Untuk menargetkan populasi paruh baya dan lansia, ekstrak jamur tiram sering dicampur dengan nattokinase, beras ragi merah, dan bahan lainnya untuk menyiapkan produk yang mendukung kesehatan kardiovaskular dan serebrovaskular.
Salah satu industri yang menggunakan ekstrak jamur tiram adalah industri makanan dan minuman fungsional. Ekstrak ini mudah larut dalam air dan kompatibel dengan bahan lain, sehingga memungkinkan aplikasinya dalam makanan umum seperti yogurt, sereal batangan, dan bubuk nutrisi. Ekstrak ini juga digunakan untuk mengembangkan minuman padat dan cair fungsional dalam industri minuman, yang memberikan keuntungan bagi pelanggan yang mencari solusi praktis untuk tetap sehat kapan saja.
Solusi kesehatan yang dipersonalisasi adalah tren saat ini. Ekstrak Pleurotus ostreatus digunakan untuk memformulasikan produk yang terdiferensiasi untuk berbagai populasi, termasuk paket kesehatan kardiovaskular dan serebrovaskular yang menargetkan lansia, solusi peningkat kekebalan tubuh yang menargetkan karyawan kantor, dan produk pendukung metabolisme yang menargetkan penggemar kebugaran.
Inovasi dosis juga terus berkembang. Bentuk-bentuk di mana ekstrak Pleurotus ostreatus dapat diaplikasikan kini lebih banyak dari sebelumnya. Ini termasuk bubuk dan kapsul tradisional, granul instan yang praktis, cairan oral, dan bahkan permen fungsional. Hal ini meningkatkan pengalaman konsumen dan cara mereka menggunakan produk.
Tren dan prospek pasar
Ukuran pasar ekstrak Pleurotus ostreatus mengalami peningkatan pesat sebagai hasil dari meningkatnya kesadaran konsumen akan kesehatan, bertambahnya populasi lansia, dan kecenderungan terhadap produk alami. Pasar ini diperkirakan akan terus berkembang dengan laju yang konstan dalam beberapa tahun mendatang.
Personalisasi produk kesehatan menjadi arus utama
Dalam adopsi konsep nutrisi presisi, produk kesehatan yang dibuat dengan ekstrak jamur tiram akan memiliki lebih banyak pilihan untuk kelompok target dan kebutuhan khusus. Produk kesehatan yang dibuat dari ekstrak jamur tiram akan disesuaikan dan berdasarkan pengujian genetik serta analisis karakteristik metabolik akan tersedia di pasar.
Nanoteknologi akan meningkatkan bioavailabilitas polisakarida Pleurotus ostreatus dan memfasilitasi pengiriman obat yang ditargetkan. Modifikasi struktural polisakarida Pleurotus ostreatus dilakukan dengan metode kimia atau fisik untuk meningkatkan bioaktivitas dan bioavailabilitasnya.
Ekspansi Pasar Global yang Dipercepat
Ekstrak Pleurotus ostreatus masih menikmati permintaan terbesar di Amerika Utara dan Eropa, namun kawasan Asia-Pasifik menawarkan potensi pertumbuhan yang besar karena berakar pada budaya herbal tradisional yang mendalam. Sebagai salah satu negara asal Pleurotus ostreatus, Tiongkok menikmati keunggulan sumber daya, teknologi, dan pasar.
Standarisasi Regulasi yang Ditingkatkan
Terdapat peningkatan bertahap dalam sistem standar dunia yang sedang dikembangkan oleh otoritas pengatur mengenai produk kesehatan jamur. Sifat ilmiah dari standar kualitas, efektivitas evaluasi, dan klaim label dari berbagai produk jamur seperti ekstrak Pleurotus ostreatus akan menjadi lebih ketat dan lebih lengkap.
Batas-batas potensi aplikasi ekstrak Pleurotus ostreatus terus meluas seiring dengan perkembangan teknologi di bidang bioteknologi. Dengan munculnya nanoteknologi, dimungkinkan untuk menggunakan polisakarida Pleurotus ostreatus sebagai pembawa penghantaran dalam obat target yang memberikan efeknya ke situs target dengan akurasi tinggi.
Selanjutnya, ekstrak Pleurotus ostreatus akan meluas melampaui industri produk kesehatan tradisional, dan akan menemukan penggunaan yang lebih besar di bidang produk terapeutik nutrisi dan makanan diet khusus.