Pasar perawatan kulit anti-penuaan di seluruh dunia telah menyaksikan perubahan mendasar. Berdasarkan statistik Zion Market Research, ukuran pasar industri ini mencapai USD 216 miliar pada tahun 2021, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) pasar anti-penuaan Tiongkok sebesar 12,7% di kawasan Asia-Pasifik. Riset Ipsos menunjukkan bahwa generasi setelah tahun 90-an menghabiskan 23% lebih banyak uang untuk produk anti-penuaan per tahun dibandingkan generasi sebelumnya, dengan generasi setelah tahun 00-an menyumbang 18% dari pasar, yang memulai tren 'anti-penuaan nasional'.Peptida tembaga biru(GHK-Cu) adalah elemen strategis R&D kosmetik karena bioaktivitasnya yang unik dalam benturan teknologi-kecantikan ini. Penemuan Menakjubkan: Menyembuhkan Luka dan Melawan Penuaan
Peptida tembaga biruditemukan pada tahun 1973 ketika seorang ilmuwan, Loren Pickart, sedang mempelajari unsur-unsur darah. Secara molekuler, ia tersusun sebagai tripeptida glisin-histidin-lisin dengan ion tembaga, dan membentuk kristal biru yang stabil. Eksperimen yang dilakukan oleh HANSHE Laboratory of Shanghai Inoherb Cosmetics Co., Ltd. membuktikan bahwa krim peptida tembaga biru mereka telah meningkatkan ketebalan lapisan DEJ (dermal-epidermal junction) sebesar 19% dan kepadatan serat kolagen sebesar 27%, dengan hasil terkemuka secara internasional dalam evaluasi efikasi anti-kerut. Peneliti di Institute of Process Engineering, Chinese Academy of Sciences, mendemonstrasikan bahwa peptida tembaga biru memiliki ketersediaan 3,2 kali lebih banyak daripada peptida biasa. Peptida ini mempertahankan lebih dari 90% aktivitasnya dalam rentang pH antara 5,5 dan 7,0, yang lebih unggul dari peptida sejenis lainnya. Konsentrasi peptida tembaga biru oleh Tim R&D Merek OGP adalah 0,5%. Mereka menerapkan enkapsulasi mikro untuk menstabilkannya dan studi pada manusia mengurangi kerutan di sudut mata sebesar 13,9% dalam waktu 28 hari. Peptida Tembaga Birumenginisiasi jalur TGF-β1 untuk meningkatkan jumlah sel kulit (fibroblas) sebesar 41%. Serum Blue Copper Peptide 0,2% dari Tongxiang Laboratory mempercepat migrasi sel kulit sebesar 38% dan mengembalikan 89% barrier kulit ke tingkat normal dalam dua minggu. Eksperimen telah menunjukkan bahwa konsentrasi 5 nanomol peptida tembaga biru menginisiasi peningkatan 2,3 kali lipat dalam produksi kolagen tipe I, lebih efektif daripada efek 1,8 kali lipat asam retinoat. Sistem anti-penuaan Blue Crystal Peptide dalam OGP Revitalizing and Plumping Serum meningkatkan kepadatan kolagen dermal sebesar 31% dan merekonstruksi jaringan elastin sebesar 47%.
Sistem Pertahanan Anti-Inflamasi:
Eksperimen klinis telah membuktikan bahwa peptida tembaga biru memblokir aktivasi jalur pensinyalan NF-κB dan menurunkan sekresi IL-6 sebesar 67%. Ketika digunakan pada kulit sensitif, ini mengurangi kehilangan air transepidermal (TEWL) sebesar 22% dan indeks eritema kulit (EI) sebesar 54%. Pengoptimal Mikrosirkulasi
Peptida tembaga biru meningkatkan ekspresi eNOS, yang meningkatkan aliran darah lokal sebesar 42%, dan pasokan oksigen kulit mencapai 93% dari tingkat normal. Ini mengurangi LDL-C sebesar 19%, yang merupakan metode efektif dalam pencegahan fotoaging.
Teknologi Internal untuk Mengatasi Masalah Formulasi
Menurut seorang profesor dari School of Chemical Engineering, East China University of Science and Technology, kompatibilitas peptida tembaga biru telah menjadi hambatan utama bagi industri. Kompatibilitas peptida tembaga biru dengan vitamin C dan niacinamide meningkat tiga kali lipat dengan bantuan teknologi pelindung ion yang kami kembangkan. Teknologi ruang ganda OGP menjaga bahan aktif tetap terpisah di ruang yang berbeda hingga dicampur sebelum digunakan, dan ini meningkatkan bahan aktif yang tersedia hingga 92%.
Solusi dari merek ini adalah perbaikan dengan akurasi maksimal. Blue Copper Peptide Series memiliki formula 3+2 (dengan tiga peptida inti dan dua ekstrak herbal). Pengujian HPLC memastikan bahwa kadar blue copper peptide berada dalam rentang yang ditentukan yaitu 0,18%-0,22%. Secara eksperimental, 92% subjek mengalami peningkatan ketegangan kulit (G') dan kedalaman kerutan berkurang 16,8% dalam 28 hari.
peptida tembaga birurantai industri sedang mengalami restrukturisasi nilai seiring dengan semakin dalamnya riset dasar. Basis bio-fermentasi peptida tembaga biru Inoherb memungkinkan pengurangan biaya produksi sebesar 45% dengan mengendalikan seluruh rantai produksi mulai dari konstruksi bakteri hasil rekayasa genetika hingga kristalisasi dan pemurnian. Platform deteksi mikrobioma kulit yang dikembangkan bersama oleh OGP dan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok memungkinkan pemantauan real-time efek peptida tembaga biru pada flora kulit, yang dapat digunakan untuk mempersonalisasi formulasi. Menurut seorang anggota Chinese Society of Dermatologists, peptida tembaga biru adalah contoh bagaimana penelitian dan pengembangan kosmetik telah berevolusi, di mana ia bukan lagi penambahan berbasis konsep tetapi pendekatan sistematis. Penelitian tentang bagaimana ia berinteraksi dengan asam hialuronat dan ceramide mengarah pada terobosan di area inovasi anti-penuaan.
Menurut perkiraan, global peptida tembaga birupasar perawatan kulit akan melebihi USD 6 miliar pada tahun 2028 dan pangsa pasar Tiongkok akan mencapai 38%. Peptida tembaga biru telah memulai revolusi anti-penuaan yang telah mengubah paradigma teknologi dalam industri kosmetik dengan bantuan pengeditan gen dan chip mikrofluida. Transformasi senyap ini memungkinkan perusahaan kosmetik Tiongkok untuk menggunakan penelitian fundamental untuk mengubah pasar anti-penuaan global.